Struktur Handphone Nokia BB5

Ponsel Nokia terbaru yang memiliki dual processor adalah golongan BB5. Ponsel golongan ini memiliki kecanggihan yang tidak dimiliki oleh golongan Nokia sebelumnya (DCT3,DCT4, DCT4WD2). Ponsel Nokia BB5 seperti Nokia 6630, 6680, 6680, 6681, N Series.
I. Processor
Kedua Processor yang berperan penting sebagai otak dari ponsel adalah :
- RAP3G (3G Radio Application Processor) yang
berfungsi mengatur proses kerja utama ponsel. Tegangan yang didapat dari
RETU yaitu VIO 1,8 Volt, serta Vcore 1,4 Volt dari TAHVO.
- OMAP (Open Multimedia Audio Processor) yang
berfungsi mengatur User Interface seperti Camera, MMC, keypad, LCD, dsb. OMAP
mendapat supply tegangan dari RETU yaitu VIO 1,8 Volt.

Masing-masing processor memiliki memory
sendiri. RAP3G memiliki NOR Flash+SDRAM, sedangkan OMAP
denganAPECombomemory


II. Memory
Sebagai tempat penyimpanan data yang

dibutuhkan oleh ponsel digunakan jenis memory sebagai berikut :
- NAND Flash (APE Combo Memory) yang diakses

oleh OMAP Processor. Memory ini berisikan data-data aplikasi serta data

pengaturan User Interface pengguna. NAND Flash mendapatkan supply tegangan

dari IC Power RETU yaitu VIO 1,8 Volt dan VDRAM 1,8 Volt.

- NOR Flash+SDRAM (CMT Memory) yaitu memory

yang berisikan data-data vital fungsi utama dari ponsel berisikan

firmware, kalibrasi dan certificates ID. Supply tegangan VIO 1,8 Volt dari

RETU.

III. Regulator Power Supply
Komponen
Power Supply atau lebih dikenal dengan sebutan IC Power pada ponsel BB5 ini
juga terbagi menjadi dua bagian yaitu :
- RETU adalah IC Power Utama yang bertugas
memberikan supply tegangan pada CPU, SIM Card, serta Startup Power dan
tegangan vital lainnya. Juga memproses signal audio (Vibrator, Microphone,
Earphone dan Speaker Phone). Kerusakan pada RETU dpt menyebabkan ponsel
mati total dan kerusakan lainnya.
Fungsi lain dari
RETU yaitu mengatur pencahayaan LED baik LCD/Keypad Led. Keypad LED tidak akan
menyala saat berada di ruangan yang terang. ALS (Ambient light Sensor) ini terletak pada
casing depan ponsel berupa transistor peka cahaya.
- TAHVO adalah IC Power kedua yang bertugas
pula memberikan tegangan ke CPU, tegangan pengisian battere (charger),
tegangan flashing, serta tegangan LED.
Tidak seperti DCT4,
pada IC Powernya UEM yang mengandung data keamanan nomor IMEI, maka pada
RETU dan TAHVO tidak ada data keamanan didalamnya, sehingga penggantian RETU dan
TAHVO ini tidak diperlukan pengisian security area seperti halnya DCT4.
IV. RF (Radio Frequency) IC
Komponen Signal Processor pada ponsel BB5 juga terbagi dua komponen yaitu :
- HINKU adalah komponen penerima signal
(Receiver). Signal yang masuk ke ponsel diolah oleh Hinku yang kemudian
akan dikirimkan menuju RAP3G dan outputnya pada speaker.
- VINKU adalah komponen pemancar signal dari
mic menuju RAP3G ke VINKU dan diperkuat oleh PA dan dipancarkan menuju
provider..
V. Komponen lainnya
Komponen lainnya adalah
- PA GSM & WCDMA bertugas memperkuat ouput
signal yang datang dari VINKU.
- Antenna Switch mengatur jalur penerima dan
pemancar signal masuk dan keluar.
- Bluetooth IC mengontrol fungsi kerja
Bluetooth untuk transfer data pada gelombang frekuensi 2,4 GHz.

Dengan mengenal dan mengetahui komponen
serta fungsi kerjanya, maka kita dapat dengan mudah mendeteksi dan mengetahui
asal kerusakan apabila terjadi masalah pada ponsel Nokia golongan terbaru ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar